Cara Kerja PBX dalam Server Softswitch

Pengertian Dan Cara Kerja PBX Dalam Server Softswitch


     Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pengertian PBX dan cara kerja PBX pada server softswitch tapi sebelum itu kita harus mengerti atau mengetahui apa itu PBX, baca pengertian di bawah.

Pengertian PBX

     Apa itu PBX ? PBX atau kepanjangan dari private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke jaringan perusahaan lainnya di area yang lebih luas sehingga dapat tercakup oleh publik. PBX menghubungkan jaringan telepon dengan jaringan lokal dengan trunk,

     Trunk adalah penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office. Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan lain-lain yang menjadi perpanjangan dari kemampuan PBX sistem melalui trunk.

     Awalnya, keuntungan utama dari sistem PBX ini adalah penghematan biaya pada panggilan di karenakan tidak menggunakan pulsa dan menghindari tabrakan jaringan telepon internal dalam suatu tempat. Dari sini PBX mulai dikembangkan dan menjadi populer.

Fungsi :


  • Penghubung antara jalur jaringan telepon dengan telepon dengan menggunakan nomer yang di tuju.
  • Menyediakan layanan akuntansi untuk kepentingan.
  • Menjaga sambungan selama menggunakan telepon.
  • Mematikan sambungan antara koneksi dengan perintah yang sesuai di telepon.
  • Layanan otomatis panggilan.

Cara Kerja PBX Dalam Server Softswitch


     Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP dan secara opsional VOIP gateway untuk terhubung ke jalur server, klien SIP, baik berupa software. Fungsi IP PBX mirip dengan cara kerja proxy server, Sebuah software contohnya softphone mendaftar ke IP PBX dan ketika mengalami panggilan secara otomatis semua sistem itu akan terhubung pada IP PBX dan IP PBX memiliki daftar semua ponsel sesuai SIP. Mereka dapat berhubungan dengan rute jaringan internal dan menggunakan gateway VoIP.


Konsep Kerja Protokoler Server Softswitch

Pengertian VOIP

      VOIP atau Voice over Internet Protocol adalah Teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung.

Prinsip Dasar VOIP

     Teknologi VOIP ini  mengubah data suara menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

Kelebihan VOIP (Voice over Internet protocol) 

     Kelebihan dari layanan ini dibandingkan dengan teknologi komunikasi suara biasa adalah tarif telepon yang dapat ditekan sehingga lebih murah. Hal ini dimungkinkan karena suara diubah menjadi data dan dikompres sehingga dengan besar saluran yang sama dapat dilewatkan  lebih banyak pembicaraan pararel. Jika misalnya dalam format suara saluran tersebut hanya dapat digunakan oleh satu pembicaraan, maka dengan format data dapat digunakan delapan pembicaraan pararel.

KEBUTUHAN PERANGKAT VOIP
     
     Hal yang menarik tentang VOIP adalah banyaknya cara untuk melakukan panggilan. Saat ini ada 3 jenis metode yang berbeda yang paling sering digunakan untuk melakukan layanan VOIP, yaitu :
  • ATA (Analog Telephone Adaptor)
  • IP Phones
  • Computer to computer
ATA(Analog Telephone Adaptor)
 
     ATA memungkinkan kita untuk menghubungkan pesawat telepon biasa ke komputer atau disambungkan ke internet untuk dipakai VOIP. ATA adalah alat pengubah sinyal dari analog menjadi digital. Cara kerjanya adalah mengubah sinyal analog dari telepon dan mengubahnya menjadi data digital untuk di transmisikan melalui internet.

IP Phones

     IP phones menghubungkan dari telepon ke  router, dan didalam IP Phones sudah ada semua perangkat keras maupun lunak yang sudah terpasang didalamnya yang menunjang melakukan pemanggilan IP.
Computer to computer.
     Merupakan cara yang paling mudah untuk melakukan panggilan Voip. Yang harus kita siapkan hanyalah software, mikrofon, speaker, soundcard dan koneksi internet.
Dengan peralatan diatas kita sudah bisa membuat panggilan Voip, seberapa jauhpun jaraknya tidak menjadi masalah asal memiliki komponen seperti disebutkan diatas dan tentunya koneksi internet

Konsep Kerja Server Soft switch

     Softswitch merupakan kumpulan dari beberapa perangkat protokol dan aplikasi yang memungkinkan perangkat-perangkat lain dapat mengakses layanan telekomunikasi atau internet berbasis jaringan IO, dimana seluruh prosesnya dilakukan dengan menjalankan software pada suatu sitem komputer.

Cara Kerja Softswitch

     Softswitch , Ketika pelanggan gateway dan telepon Ip mengirimkan sinyal satu sama lain dalam jaringan paket dengan menggunakan protokol Ip teleponi seperti H.323 atau SIP. Setelah sinyal diterima  softswitch akan mengidentifikasikan panggilan yang masuk apakah berasl dari jaringan PSTN atau Jaringan IP . Jika dipanggil menggunakan jaringan IP, softswitch akan menginstrusikan originating customer gateway dan  terminating customer gateway untuk merutekan packetized vice stream secara langsung. Softswitch mengontrol pembentukan (setup) dan pemutusan (release)panggilan dari dan ke pelanggan dan sekaligus mengatur hubunganpelanggan tersebut dengan internet secara simultan.

Subnetting~Packet Treaser||Materi Semester Gasal TKJ

Praktek Subnetting

  Langkah-langkah subnetting :

1.Pertama isi Alamat IP sesuai kenginan kalian.(Masukkan Alamat di dalam kotak dibawah ini).

2.Kemudian masukkan alamat IP ke dalam komputer tersebut.(seperti gambar dibawah ini).
3.Setelah komputer sudah ke isi alamat IP semua.Selanjutnya Konfigurasi router yang Pertama.(seperti gambar di bawah ini).

4.Kemudian setting juga konfigurasi router yang kedua.(seperti gambar dibawah ini).

5.Setelah semuanya terhubung.Kemudian lakukan test koneksi.(seperti gambar dibawah ini).
6.Jika muncul tulisan successful,berarti sudah berhasil.

Dibawah ini, tampilan penuh topologinya



Cara Setting VoIP~Packet Tracer||Materi Semester Gasal TKJ

Cara setting VOIP di Packet Tracer

    Oke sekarang kita akan mencoba untuk setting VOIP di packet Tracer.
   

Sekarang kita memulai langkah langkahnya :

  • Buka software cisco packet tracer.


  • Lalu Buatlah sebuah router 281.
( pastikan Anda menggunakan router jenis ini, karena hanya router jenis ini yang menyediakan fungsi IP phone).


  • Buatlah sebuah switch dengan menggunakan switch 2960 .
  
  • Buatlah IP phone 
(Dengan menggunakan 3 IP phone ).


  • Selanjutnya Sambungkan IP phone Ke switch, dan juga dari switch ke router. Semuanya menggunakan kabel jenis straigh-trough.


  • Lalu  colokkan power adapter pada masing – masing Ipphone.
( caranya dengan meng klik Ipphon kemudian drag power ke portnya).
Tahapan Konfigurasi :

    Setting IP Address router.
    Setting IP DHCP Pool.
    Setting telephony service pada router.
    Setting Vlan Voice 1 di switch.
    Setting Dial number di Router.
    Menyalakan IP Phone.
    Melakukan panggilan.


Setting IP Address router

Klik pada router, pilih Tab CLI kemudian ketikan perintah berikut :

Continue with configuration dialog? [yes/no]: n
Press RETURN to get started!
Router>enable
Router#configure terminal 
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown 
Router(config-if)#exit

 

Setting IP DHCP

Masih pada mode konfigurasi CLI router, ketik perintah berikut :


Router(config)#ip dhcp pool VOICE
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.1.1
Router(dhcp-config)#network 192.168.1.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#option 150 ip 192.168.1.1
Router(dhcp-config)#exit
Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.1.1

Pada perintah diatas "ip dhcp pool VOICE" artinya membuat sebuah DHCP service dengan nama "VOICE". 

Perintah "default-router 192.168.1.1" untuk menset alamat tsb sebagai gateway.

Perintah "network 192.168.1.0 255.255.255.0" untuk menset network dan subnetmask untuk DHCP. 
Perintah "option 150 ip 192.168.1.1" untuk menset option 150 untuk ip tsb (option untuk memberikan alamat ip dari daftar TFTP server) 
Perintah "ip dhcp excluded-address 192.168.1.1" untuk mengeluarkan alamat 192.168.1.1 (router) agar ketika ada DHCP request, ip tidak diberikan ke DHCP client sehingga tidak terjadi conflict.

 

    Setting Telephony service


    Lanjut konfigurasi telephony service ada router, ketik perintah berikut :

    Router(config)#telephony-service  
    Router(config-telephony)#max-dn 5
    Router(config-telephony)#max-ephones 5
    Router(config-telephony)#ip source-address 192.168.1.1 port 2000 
    Router(config-telephony)#auto assign 1 to 5 
    Router(config-telephony)#auto assign 4 to 6
    Router(config-telephony)#exit
    Router(config)#
       
    1. pada perintah diatas "max-dn 5" untuk menentukan max jumlah dial number.
    2. perintah "max-ephones 5" untuk menset jumlah IP Phone yang dapat ter-register dalam satu waktu.
    3. perintah "network 192.168.1.0 255.255.255.0" untuk menset network dan subnetmask untuk DHCP.
    4. perintah "ip source-address 192.168.1.1 port 2000" untuk menset ip router lokal dan port layanan komunikasi.

    Setting Voice Vlan 1 di switch

    Pada konfigurasi ini kita akan men-set port untuk mengakses vlan voice, Klik pada Switch, pilih Tab CLI kemudian ketikan perintah berikut :

    Press RETURN to get started!
    Switch>enable
    Switch#configure terminal
    Switch(config)#interface range fastEthernet 0/1 - 5
    Switch(config-if-range)#switchport mode access
    Switch(config-if-range)#switchport voice vlan 1
    Switch(config-if-range)#exit
    Switch(config)#exit
    Switch#copy running-config startup-config  Destination filename [startup-config]? (enter) Building configuration... [OK]


    1. pada perintah diatas "interface range fastEthernet 0/1 - 5" untuk melakukan konfigurasi pada beberapa interface sekaligus.
    2. perintah "switchport mode access" untuk masuk ke mode access switch.
    3. perintah "switchport voice vlan 1" untuk menset interface 0/1 - 0/5 untuk mengakses voice vlan 1.


    Setting Dial number di Router

    Klik kembali pada router, buka mode konfigurasi CLI, ketikan perintah berikut :
     
    Router(config)#ephone-dn 1  
    Router(config-ephone-dn)#number 1001  
    Router(config-ephone-dn)#exit

    Karena kali ini kita menambahkan 3 IP Phone, lakukan kembali konfigurasi dial number untuk ephone-dn 2 dan ephone-dn 3 :

    Router(config)#ephone-dn 2  
    Router(config-ephone-dn)#number 1002  
    Router(config-ephone-dn)#exit
    Router(config)#ephone-dn3  
    Router(config-ephone-dn)#number 1002  
    Router(config-ephone-dn)#exit  
    Router(config)#exit
    Router(config)#copy running-config startup-config
    Destination filename [startup-config]? (enter)
    Building configuration...
    [OK]

    Menyalakan IP Phone

          
          Sampai sejauh ini langkah konfigurasi sudah selesai, yang perlu kita lakukan sekarang adalah menyalakan IP Phone dengan meng-klik IP Phone, pilih mode Physical kemudian hubungkan adaptor ke power chord IP Phone dengan cara Drag n Drop.Hubungkan adaptor pada semua IP Phone, setelah power dihubungkan, IP Phone akan mulai menyala dan melakukan konfigurasi dengan melakukan DHCP Request dan mencari server yang menyediakan DHCP server/telephony service terdekat di jaringan tersebut. seting didapat dari server melalui TFTP server.
          Untuk melihat IP Phone yang telah terkonfigurasi, klik IP Phone dan buka mode GUI, maka akan terlihat nomor telepon yang telah kita alokasikan.

    Melakukan Panggilan

         Untuk melakukan panggilan dari IP Phone, klik pada salah satu IP Phone, kemudian buka mode GUI dan masukan nomor telepon yang dituju dan tekan enter atau klik pada gagang telpon dan telpon dengan nomor yang dituju akan mulai menyala dan berdering


          Tekan enter atau klik pada gagang telpon untuk menerima panggilan. keterangan connected berarti telpon sudah salih terhubung.